Sunday, August 01, 2010
   
Text Size

lain-lain

Peluru Kendali

Berita - lain-lain

User Rating: / 4
PoorBest 

Peluru kendali (disingkat: rudal), peluru berpandu atau misil adalah senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah "misil" merujuk kepada roket dengan sistem kendali, sedangkan "roket" digunakan untuk roket tanpa sistem kendali. Perbedaan utama di antara dianggap sangat sedikit selain perbedaan sistem kendali.

Peluru kendali pertama digunakan dalam sebuah operasi adalah peluru kendali Jerman dalam Perang Dunia II. Yang paling terkenal adalah V-1 dan V-2, keduanya menggunakan sistem autopilot sederhana untuk menjaga arah terbang peluru agar tetap pada yang rute telah ditentukan sebelumnya.

Jenis peluru kendali

1.  Peluru kendali balistik

Peluru kendali balistik adalah peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya. Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja. Peluru kendali balistik yang pertama adalah roket V-2 yang dikembangkan oleh Nazi Jerman pada 1930-an dan 1940-an atas instruksi dari Walter Dornberger.

Peluru kendali balistik dapat diluncurkan dari lokasi tetap seperti silo misil, kendaraan peluncur, pesawat, kapal atau kapal selam. Tahap peluncuran dapat berlangsung dari puluhan detik sampai beberapa menit dan dapat terdiri sampai dengan tiga tingkat roket. Trayektori rudal balistik terdiri dari tiga tahap yaitu tahap peluncuran, tahap terbang bebas dan fase memasuki kembali atmosfir Bumi.

2. Peluru kendali jelajah

Peluru kendali jelajah adalah peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Peluru kendali jelajah intinya adalah bom terbang. Peluru kendali jelajah dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional dalam jumlah besar atau nuklir dan dapat menjangkau ratusan mil dengan tingkat akurasi tinggi. Peluru kendali jelajah modern dapat terbang mencapai kecepatan supersonik atau di atas subsonik, menggunakan sistem kendali otomatis dan terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari radar. Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 untuk digunakan dalam Perang Dunia I. Rudal ini terbang lurus untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya kemudian sayapnya akan dilepaskan untuk kemudian badan rudal yang mengandung hulu ledak jatuh menghujam tanah. Rudal ini tidak pernah digunakan dalam perang karena Perang Dunia I selesai sebelum rudal ini dapat digunakan. Rudal jenis ini yang terkenal antara lain adalah BGM-109 Tomahawk AS yang dapat mencapai jangkauan 1.100 km.

3. Peluru kendali anti-kapal

Peluru kendali anti-kapal adalah rudal yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan kapal permukaan. Kebanyakan rudal anti-kapal menggunakan sistem pemandu inersial dan pelacak radar aktif. Rudal anti-kapal adalah salah satu dari sekian rudal jarak pendek yang digunakan dalam Perang Dunia II. Jerman menggunakannya untuk menenggalamkan banyak kapal sekutu sebelum pihak sekutu menemukan cara untuk mengatasinya (prinsipnya dengan radio jamming).

Rudal anti-kapal dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, pesawat, helikopter dan kendaraan darat. Rudal anti-kapal yang terkenal dalam sejarah adalah rudal Jerman, Fritz X dan Henschel Hs 293.

4. Peluru kendali darat ke udara

Peluru kendali darat ke udara adalah peluru kendali yang diluncurkan dari darat untuk menghancurkan pesawat. Istilah terkenal untuk rudal jenis ini adalah SAM yang merupakan singkatan dari rudal darat ke udara dalam bahasa Inggris yaitu suface-to-air missile. Rudal darat ke udara dapat diluncurkan dari lokasi tetap atau kendaraan peluncur. SAM terkecil yang dikembangkan oleh Uni Soviet dapat dibawa dan diluncurkan oleh seorang tentara. SAM juga dapat diluncurkan dari kapal, contoh dari jenis ini adalah Aegis.

5. Peluru kendali udara ke udara

Peluru kendali udara ke udara adalah rudal yang dipasang di pesawat terbang dengan target menghancurkan pesawat musuh. Rudal udara ke udara yang terkenal antara lain adalah AIM-9 Sidewinder buatan Amerika Serikat. Rudal jenis ini dapat mendeteksi target dengan menggunakan pelacak radar, inframerah atau laser. Rudal udara ke udara umumnya berbentuk panjang, silinder tipis untuk mengurangi efek gesekan pada kecepatan tinggi. Rudal ini umumnya digerakkan oleh satu atau lebih roket berbahan bakar padat atau cair. MBDA Meteor buatan Britania Raya menggunakan ramjet dan dapat mencapai kecepatan Mach 4.

6. Peluru kendali anti-tank

Peluru kendali anti-tank adalah rudal yang fungsi utamanya untuk menghancurkan tank atau kendaraan lapis baja lainnya. Rudal anti-tank generasi pertama seperti AG-3 Sagger dikendalikan dengan menggunakan joystick. Rudal anti-tank generasi kedua seperti BGM-71 TOW dan AGM-114 Hellfire menggunakan radio, penanda laser atau kamera di ujung rudal. Rudal anti-tank generasi ketiga seperti FGM-148 Javelin buatan AS dan Nag buatan India adalah dari jenis "tembak dan lupakan". Nag menggunakan pelacak inframerah serta gelombang milimeter.

7. Peluru kendali anti-satelit

Peluru kendali anti-satelit adalah rudal yang memiliki fungsi untuk menghancurkan satelit buatan musuh. Rudal jenis ini antara lain adalah Anti-satellite weapons (ASAT) yang diluncurkan dari pesawat. Rudal jenis ini relatif masih dalam tahap pengembangan.

8. Torpedo

Torpedo adalah proyektil berpenggerak sendiri yang diluncurkan dari atas permukaan atau di bawah permukaan air yang kemudian meluncur di bawah permukaan air, dirancang untuk meledak pada kontak atau jarak tertentu dengan target. Torpedo dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, helikopter, pesawat dan ranjau laut. Beberapa contoh torpedo modern antara lain MK 48 AS yang diluncurkan dari tabung torpedo kapal selam dan menggunakan sonar pasif atau aktif, serta VA-111 Shkval buatan Rusia yang menggunakan efek superkavitasi dapat mencapai kecepatan 200 knot atau 370 km/jam.

9. Peluru kendali anti-balistik

Peluru kendali anti-balistik adalah peluru kendali dengan fungsi utama untuk menyergap dan menghancurkan peluru kendali balistik lawan. Rudal anti-balistik jarak pendek antara lain Arrow buatan Israel dan MIM-104 Patriot buatan AS.

Sedangkan rudal anti-balistik yang dirancang untuk melawan ICBM sebelumnya hanya ada dua yaitu Safeguard AS yang menggunakan LIM-49A Spartan dan Sprint serta A-35 Rusia. A-35 kemudian dikembangkan menjadi A-135 yang menggunakan Gorgon dan Gazelle. Amerika Serikat kemudian mengembangkan Ground-Based Midcourse Defense.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Peluru_kendali

(Tim Aero Kalijati, 12/01/2010)

 

Prajurit TNI Segera Dapat Remunerasi

Berita - lain-lain

User Rating: / 7
PoorBest 

Pemerintah segera memberlakukan remunerasi tambahan bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia dan pegawai negeri sipil di lingkungan TNI mulai 2010.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa Departemen Pertahanan dan TNI merupakan satu dari sembilan instansi yang pada 2010 akan mendapatkan remunerasi tambahan. Langkah itu sebagai bagian dari proses reformasi birokrasi yang dilakukan pemerintah. ”Remunerasi ini akan berselimutkan kebijakan reformasi birokrasi,” kata Purnomo saat berlangsung rapat kerja bersama Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dengan Komisi I DPR di Gedung DPR,Jakarta,kemarin.

Selain remunerasi, Purnomo juga mengatakan bahwa pemerintah sedang merumuskan pemberian tunjangan khusus bagi prajurit TNI yang bertugas menjaga wilayah yang berbatasan dengan negara lain, baik di darat maupun laut. Saat ini terdapat sekitar 9.000 personel TNI yang bertugas di wilayah-wilayah perbatasan.

Tak kurang dari 400 prajurit bertugas di perbatasan laut dan pulau-pulau terdepan. Sementara di wilayah perbatasan darat dengan Malaysia, Timor Leste dan Papua Nugini terdapat 9.000 prajurit. ”Serta 200 prajurit yang melakukan tugas pemantauan secara mobile, akan mendapatkan tunjangan khusus dan sudah ada pembicaraan dengan Menteri Keuangan dan Meneg PAN,”kata Purnomo.

Menurut dia, pemberian tunjangan khusus bagi prajurit TNI di wilayah perbatasan itu akan ditetapkan dalam bentuk peraturan presiden (perpres). Mantan Menteri ESDM ini mengungkapkan, anggaran 2010 Departemen Pertahanan dan TNI mendapat anggaran sekitar Rp42,3 triliun yang diprioritaskan untuk kesejahteraan prajurit, mendukung operasional satuan, pemeliharaan dan perawatan alutsista, serta pendidikan.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Djoko Susanto menyampaikan program prioritas untuk anggaran TNI 2010 meliputi peningkatan kesejahteraan prajurit TNI dan PNS beserta keluarganya. Peningkatan kesejahteraan tersebut meliputi penyesuaian kenaikan gaji TNI atau PNS sebesar lima persen dari gaji pokok dan pemberian gaji ketiga belas. Djoko juga menyatakan terdapat peningkatan kenaikan uang lauk pauk TNI dan uang makan PNS sebesar Rp5.000.

”Untuk uang lauk pauk dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 serta uang makan PNS dari Rp15.000 menjadi Rp20.000,” kata Djoko. Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin mengatakan, untuk proses remunerasi ini butuh anggaran sekitar Rp17,5 triliun. ”Kalau pemerintah tidak sanggup memenuhinya, akan ada pengecilan dari total kebutuhan,” ujarnya.

Remunerasi akan diberlakukan dari prajurit pangkat prajurit dua sampai perwira tinggi bintang dua. ”Nantinya pangkat bintang tiga dan bintang empat tidak akan kena remunerasi,”ujar Sjafrie. Sampai saat ini Departemen Pertahanan masih terus melakukan proses harmonisasi dan sinkronisasi. Pasalnya, remunerasi TNI mempunyai spesifikasi yang berbeda dengan departemen lain.

”Ada tiga faktor yang menyebabkan proses remunerasinya berbeda,”kata Sjafrie. TNI, kata Sjafrie,mempunyai faktor ikatan dinas serta faktor soliditas. ”Tidak bisa hanya pangkat tertentu mendapatkan remunerasi,” katanya. Selain itu,sistem waktu kerja TNI yang berbeda dengan instansi lain. Rencana Departemen Pertahanan dan TNI menaikkan gaji serta tunjangan prajurit TNI mendapatkan dukungan dari anggota Komisi I.

Anggota komisi I DPR, Tjahjo Kumolo, bahkan mengajukan usul kenaikan gaji TNI dan PNS di lingkungan TNI sebesar 10%. ”Selain kenaikan gaji 10%, uang lauk pauk TNI seharusnya Rp50.000 dan uang makan PNS menjadi Rp25.000,”katanya. Dalam kesimpulan rapat kerja tersebut, Ketua Komisi I Kemal Aziz Stamboel menyatakan Komisi I akan mendesak pemerintah merealisasikan usulan kenaikan gaji, uang lauk pauk, dan makan, termasuk tunjangan bagi prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.

”Kesejahteraan prajurit merupakan pilar profesionalisme TNI,”katanya. Di tempat terpisah, anggota Komisi I Tantowi Yahya menyampaikan bahwa untuk peningkatan kesejahteraan prajurit sebaiknya departemen Pertahanan dan TNI dapat berkoordinasi dengan departemen teknis lain.

”Ini untuk menyiasati anggaran yang TNI yang terbatas,” ujarnya. Dengan begitu, anggaran TNI yang banyak tersedot untuk biaya operasional dan pegawai dapat dialihkan untuk peremajaan alutsista. Seiring dengan itu diperlukan juga perampingan struktur TNI yang dinilainya masih terlalu besar. ”Struktur TNI kita gemuk, komando teritorial seharusnya difokuskan pada daerah konflik dan perbatasan,”katanya.

Sumber : Harian Seputar Indonesia, 1 Desember 2009 ( http://www.seputar-indonesia.com )

   

Mari Menanam Pohon, One Man One Tree

Berita - lain-lain

Berdasarkan Keppres No.24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia dan imbauan Presiden RI yang tertuang dalam Surat Menteri Kehutanan RI Nomor S.86/Menhut-V/2009 serta dalam rangka meningkatkan partisipasi kegiatan penanaman dan untuk menyukseskan gerakan menanam One Man One Tree, Departemen Keuangan melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal Depkeu Nomor SE-1106/SJ/2009 meminta perhatian kepada seluruh jajaran dan keluarga besar Departemen Keuangan di seluruh Indonesia untuk melaksanakan gerakan penanaman pohon.

Dimana diharapkan setiap orang/pegawai dapat mendukung program tersebut dengan menanam satu pohon di lingkungan masing-masing dengan tujuan mendorong masyarakat agar secara terus menerus membudayakan menanam pohon. Gerakan Penanaman Pohon Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree) tahun 2009 dicanangkan mulai tanggal 1 Februari sampai akhir tahun 2009.Adapun teknis pelaksanaan penanaman pohon di lingkungan Instansi Departemen Keuangan atau lokasi resapan air/lahan kosong/lokasi lainnya pada wilayah kerja Unit diharapkan dapat berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) setempat dan Pemerintah Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota terkait.

Jika penduduk Indonesia berjumlah sekitar 230 juta jiwa, maka pada tahun 2009 ini bangsa Indonesia harus dapat menanam sebanyak 230 juta pohon. Gerakan penanaman dan Pelihara Pohon, harus terus digelorakan dan dilakukan secara kontinyu pada setiap tahun masa tanam. Dalam waktu 5 sampai 10 tahun mendatang, bangsa Indonesia akan menikmati indahnya bumi Indonesia hijau berseri. Kita harus mulai dari diri sendiri, kita mulai dari lingkungan kita sendiri, kita mulai dari sekarang , ONE MAN ONE TREE!

Sumber: http://www.bppk.depkeu.go.id

(Tim Aero Kalijati, 1/12/2009)
   

PRESIDEN PIMPIN PENANAMAN ONE MAN ONE TREE

Berita - lain-lain

Pelaksanaan Gerakan Penanaman serentak One Man One Tree atau satu orang satu pohon bersamaan dengan Peringatan Hari Mananam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2009 (HMPI-BMN) dilaksanakan tanggal 28 Nopember 2009 di Pasir Malang, desa Ciherang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rencananya kegiatan penanaman ini secara simbolis akan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono, yang akan dihadiri Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II serta Para pimpinan DPR RI, Duta Besar Negara negara sahabat, perwakilan departemen-departemen terkait, BUMN, lembaga donor, Gubernur Provinsi Jawa Barat, dan undangan lainnya berjumlah sekitar 500 orang untuk melakukan penanaman serentak di lokasi acara.

Saat ini tersedia bibit yang akan ditanam pada kegiatan penanaman serentak tanggal 28 Nopember 2009 sebanyak lebih 205.000.000 batang. Beberapa daerah seperti Prop. Sumut, Prop. Jateng, Prop. Jatim, Prop. NTB, dan Prop Sulsel. Jumlah bibit yang tersedia melebihi target bibit yang diperlukan.

Dari laporan resmi secara tertulis sudah sekitar 48 juta batang pohon yang ditanam. Sedangkan penanaman swadaya oleh berbagai lembaga dan kelompok masyarakat yang tidak dilaporkan secara tertulis juga sekitar 30 juta batang. Sesuai pernyataan Wakil Gubernur Propinsi Jawa Barat, Dede Yusuf, pada 2 Nopember 2009 di Cikopo, Purwakarta, menyatakan Jabar telah menanam lebih dari 80 juta pohon hingga pertengahan Oktober 2009.

Pemerintah optimis target penanaman 230 juta batang pohon pada tahun 2009 ini akan dapat direalisasikan, gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon harus terus digelorakan dan dilakukan secara kontinyu, sehingga julukan jamrud khatulistiwa yang kita cita citakan akan terwujud dan terus melekat bagi bumi pertiwi tercinta.

Sumber: http://www.dephut.go.id/

(Tim Aero Kalijati, 1/12/2009)

   

ANGGOTA LANUD SURYADARMA MEMERIAHKAN HUT RSUD SUBANG KE-24

Berita - lain-lain

Guna meningkatkan kesehatan dan merekatkan tali silaturahmi antara anggota Lanud Suryadarma dan instansi pemerintah lainnya di Subang, Jumat (20/11) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aseng Junaedi,S.H., mengadakan senam pagi bersama di halaman RSUD Subang. Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Subang ke-24 tanggal 20 Nopember 2009.

Acara dihadiri sekitar 700 orang diawali dengan berbagai acara meliputi senam pagi bersama, pelepasan balon dan merpati ke udara oleh Direktur RSUD, pertunjukkan kesenian Sisingaan, peniupan lilin, peresmian ruangan perawatan baru dan refresmen.

Anggota Lanud Suryadarma yang berpartisipasi sekitar 100 orang, diantarannya ada yang berangkat dengan bersepeda gembira dari Kalijati larut dalam suasana senam aerobik bersama yang meriah dipandu oleh tiga pesenam lokal.

Usai senam, pembacaan dan pemberian doorprize bagi peserta. Diantara para peserta tersebut terdapat yang memperoleh lemari es, sepeda gunung dan hadiah hiburan lainnya. Selanjutnya Direktur RSUD didampingi para pejabat di Subang seperti Wakil Bupati Ojang Sohandi, Danlanud Suryadarma Kol Pnb Widiantoro, MBA, Dandim Subang Letkol Inf Stefanus Mahury, Kapolres Subang AKBP Dadang Hartanto melepaskan balon yang bertuliskan HUT RSUD ke- 24 dan dua ekor burung merpati ke udara. Para pejabat tersebut kemudian diarak naik kesenian Sisingaan oleh tim kesenian yang merupakan salah satu kesenian masyarakat Sunda.

Para pejabat selanjutnya mendampingi Direktur RSUD untuk tiup lilin sebagai wujud dan harapan agar dengan bertambahnya umur RSUD, ke depan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien-pasiennya. Mereka kemudian melihat kondisi ruangan RSUD yang disertai acara gunting pita untuk peresmiaan sebuah ruang rawat VIP dan ruang rawat umum yang baru dibangunnya beberapa waktu lalu. Sebelum Danlanud Suryadarma meninggalkan RSUD Subang, masih menyempatkan melihat-lihat ruangan perawatan pasien peserta Askes dan terakhir refresmen.

(Tim Aero Kalijati, 23/11/2009)

   

Page 1 of 6

Statistik Web



Locations of visitors to this page

Who's Online

We have 19 guests online

Pariwara Udara

Banner
Banner
Banner