Sunday, August 01, 2010
   
Text Size

Keikutsertaan Olahraga Terbang Layang dalam PON

Terbang layang pertama masuk ke dalam jajaran olah raga yang dipertandingkan di ajang PON adalah tahun 1969. yakni dalam pelaksanaan PON VII di Surabaya antara tanggal 26 Agustus-6 September. Saat itu terbang layang mempertandingkan tiga nomor spot landing, terbang lama, dan goal and race. Abel Malau si pemecah rekor menjadi juara pertama dalam nomor terbang lama.

Terbang layang absen dalam PON VIII dan IX. Lalu kembali dilombakan dalam PON X tahun 1981 di Jakarta. Muali ajang inilah atlet-atlet dari jakarta berhasil unjuk gigi hingga saat ini. Tiga nomor dilombakan dalm PON X adalah cross country, goal and race dan terbang lama semuanya digondol atlet DKI Jakarta. Nama-nama seperti Rudy Harto dan Djubair OD mencuat kepermukaan.

PON XI dan XII kembali nomor yang dilombakan menjadi milik atlet DKI Jakarta. Atlet Rudy Harto menciptakan rekor terbang sejauh 60 km dari jakarta ke Cikampek dal PON XI tahun 1985. Rudy Harto kembali mengukir prestasi baru sekaligus memecahkan rekor dirinya sendiri. Ia terbang sejauh 100 km Pondok Cabe –Lanud Kalijati dalm PON XIII tahun 1993. perstasi ini sekaligus menumbangkan rekor nasional terbang terjauh 97 km milik Usin Rasna Said yang telah bertahan selama 23 tahun.

Tahun bergulir, PON terus berganti, seolah menjadi milik atlet Terbang Layang DKI Jakarta meraih sembilan medali emas dari 15 yang diperebutkan. Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan tim Terbang Layang DKI Jakarta menjadi juara umum.

Puncaknya, tahun 2000 dalam PON VX, tim DKI Jakarta kembali membuktikan diri sebagai tim raksasa yang sulit dikalahkan. Sebanyak 14 medali yang diperebutkan di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, semua dibawa pulang ke Jakarta. Jatim sebagai tuan rumah hanya kebagian satu medali emas,itupun karena terdapat juara kembar bersama DKI.

Prestasi terbang terjauh dalm PON akhirnya ditumbangkan atlet Wiwin Anggono dari DKI Jakarta. Dalam PON XV ia terbang sejauh 177,3 km dalam nomor cross country. Prestasi Wiwin Hingga kini belum bisa ditumbangkan, entah entah dalm PON XVI di Palembang mendatang.

Bila terbang diluar negeri, atlet Terbang Layang sebenarnya mampu terbang lebih jauh lagi, ini antara lain karena cuaca yang sangat baik begitu mendukung pencapaian prestasi lebih baik. Di Fuentimilanos, Segovia, Spanyol, Edy Harioto berhasil terbang 200 km, Imam Sejauh 260 km, Rudy Harto sejauh 250 km, utomo terbang sejauh 350 km.


 

Share Link: Share Link: Bookmark Google Yahoo MyWeb Del.icio.us Digg Facebook Myspace Reddit Ma.gnolia Technorati Stumble Upon

Statistik Web



Locations of visitors to this page

Who's Online

We have 14 guests online

Pariwara Udara

Banner
Banner
Banner